Solusi Penyembuhan Tanpa Operasi



Herb, Smart Choice For Better Health


Gangguan Menstruasi

Menstruasi adalah proses alamiah pada peremouan. Normalnya, menstruasi terjadi setiap 22-35 hari, selama 2-7 hari. Terdapat lima gangguan menstruasi yang paling sering muncul, yaitu oligomenore (jangka waktu haid terlalu lama), polimenore (terlalu sering haid), hipermenorea (darah haid terlalu banyak), hipomenorea (darah haid terlalu sedikit), dan amenore (tidak haid sama sekali).


Ada dua penyebab utama gangguan menstruasi. Pertama, kelainan organ seperti mioma, kanker atau polip. Kedua, kelainan hormonal. Dari kelima gangguan menstruasi diatas, ada yang berbahaya ada yang tidak berbahaya. Oligomenore tidak berbahaya, namun perempuan dapat memiliki potensi sulit hamil, karena tidak terjadi ovulasi. Polimenore dan hipermenore adalah gangguan menstruasi yang berbahaya. Terlalu sering haid (polimenore), misalnya 2 minggu sekali, dapat menyebabkan anemia. Begitu juga dengan hipermenore dapat menyebabkan anemia. Polimenore dan hipermenore juga berhubungan dengan gangguan bekuan darah dan mioma. Polimenore yang terkait dengan gangguan hormonal, dapat terjadi pada perempuan yang mengalami peralihan dari masa subur ke masa menopause. Polimenore juga dapat terjadi pada perempuan muda menjelang haid pertama kali. Perempuan obesitas juga terkadang mengalami polimenore. Factor penyebab hipermenore adalah mioma uteri, polip endometrium, endometritis, dll. Suntik KB dapat menyebabkan oligomenore maupun amenore. Jika tidak menggunakan KB pil ato suntik, oligomenore berhubungan dengan penyakit polikistik ovarium. Yang menyebabkan perempuan tidak dapat menghasilkan sel telur, sehingga tidak terdaji ovulasi yang pada akhirnya dapat menimbulkan gangguan hormone, akibatnya jangka waktu haid sangat lama.

Perempuan dikatakan amenorea jika tidak menstruasi lebih dari 5 bulan sejak menstruasi terakhir. Amenore dibagi menjadi dua yaitu primer dan sekunder. Amenore primer terjadi pada perempuan yang tidak pernah mendapatkan haid, sedangkan amenorea sekunder terjadi pada orang yang pernah mendapatkan haid, tapi kemudian berhenti karena anovulasi. Amenore primer biasanya disebabkan oleh gangguan dari lahir. Sedangkan amenore sekunder dapat disebabkan karena kehamilan, penggunaan KB, dll.
Sebaiknya jika perempuan mengalami siklus haid yang tidak sesuai dengan criteria normal, segera memeriksakan diri ke dokter.

Sumber : http://atriabirama.wordpress.com

  • You Avatar
  • Pencarian Kustom

  • Tiny Contact Form







  • Pelayanan Penjualan

    Jika nomor kontak di bawah tidak bisa dihubungi atau stok tidak tersedia : hubungi 081221003814.

    INDONESIA
    JABODETABEK
    Synergy Jakarta :
    08129380493
    Synergy Bogor :
    081214516976
    Synergy Depok :
    08129380493
    Synergy Tangerang :
    081213456959
    Synergy Bekasi :
    081384327147
    BANTEN
    Synergy Tangerang :
    081213456959
    JAWA BARAT
    Synergy Bandung :
    081221003814
    Synergy Cimahi :
    08156063874
    Synergy Soreang :
    085220002414
    Synergy Cianjur :
    0263-9102124
    Synergy Sukabumi Kota:
    081383040585
    Synergy Sukabumi Kab:
    08179256445
    Synergy Sumedang :
    08156063874
    Synergy Tasikmalaya :
    0265-7087847
    JAWA TENGAH
    Synergy Tegal :
    081344292153
    JAWA TIMUR
    Synergy Surabaya :
    031-70323459
    Synergy Tuban :
    0356-551966
    KALIMANTAN BARAT
    Synergy Pontianak :
    -
    Synergy Denpasar / Tabanan :
    085237761964


    MALAYSIA
    Synergy Kedah Darulaman :
    +60123669421

    Jika nomor kontak di atas tidak bisa dihubungi atau stok tidak tersedia : hubungi 081221003814.
  • Konsultasi Produk Herbal

    Indra
    Jl. Nilem 8 No.4 (Buahbatu) Bandung
    Telp : 081221003814 (Bisa SMS)
    email : sukmayana@gmail.com
  • Trafik